Cara Memulai Bisnis Rumahan

Memulai bisnis tertentu tak membutuhkan modal yang begitu besar dan bisa dijalankan dengan lebih fleksibel. Bahkan beberapa bisnis dapat dijalankan di rumah dengan sangat mudah. Beberapa bisnis seperti toko kelontong, produksi makanan dan sandang, dan lain sebagainya dapat dijalankan dan dimulai dari rumah.

Beberapa bisnis besar juga dimulai dari bisnis rumahan. Sebut saja misalnya Sari Ayu Marta Tilaar, Wings Group dengan sabun Ekonominya juga merupakan bisnis yang dimulai dari rumah.

Jika ditekuni dengan benar maka dengan perlahan bisnis rumahan akan berhasil. Semua itu membutuhkan waktu, perhatian, konsistensi, kesabaran dan ketabahan.

Konsep Otomatis

Lalu bagaimana cara memulai bisnis rumahan? Berikut ulasannya:

 

1. Miliki rencana bisnis yang baik

Biasanya orang yang hendak memulai bisnis rumahan langsung mengerjakan apa yang dipikir perlu untuk dikerjakan. Ini adalah cara yang salah dan cukup beresiko sebab hal yang pertama yang harus dilakukan adalah melakukan perencanaan bisnis.

Walaupun ini terdengar agak berbelit dan tak penting, sebenarnya memulai bisnis adalah hal yang terpenting dari kegiatan memulai bisnis. Sebelum memulai pertama-tama anda telah membangun usaha di dalam rencana-rencana di dalam lembaran kertas.

Selanjutnya anda membuatnya sesuai apa yang tertulis di atas kertas. Mirip dengan seorang arsitek.

Dengan mempunyai rencana bisnis maka kita mempunyai gambaran yang lebih luas mengenai bisnis yang kita geluti. Jika anda bingung apa yang seharusnya diisi, ini dapat anda tambahkan: modal, analisis SWOT, timeline, dan cashflow.

 

2. Jangan mulai dengan menggunakan hutang

Kesalahan paling umum yang dilakukan oleh orang lain adalah memulai dengan menggunakan hutang. Ini amat berbahaya karena suatu bisnis yang belum mempunyai pemasukan harus menanggung beban hutang.

Asumsi dasarnya adalah setelah bisnis memperoleh uang, maka dengan sekejap, hutang akan lunas. Kenyataannya bisnis tak semudah itu. Keuntungan bisa baru didapatkan 2-3 bulan dengan pengeluaran operasional yang ada dan trial error yang harus dilakukan.

Jadi alangkah bijaknya jika bisnis dilakukan dengan melakukan kerjasama dengan pemilik modal atau mengumpulkan modal terlebih dahulu.

(Visited 8 times, 1 visits today)